Banjir Belum Surut, Pelayanan PLN dan PDAM Terganggu Lebih dari Sepekan

Dusun Hilir – Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Dusun Hilir sejak lebih dari satu minggu terakhir sudah menunjukkan tanda-tanda Genangan air yang perlahan surut, namun debit air yang turun masih tergolong lambat, menyebabkan proses normalisasi berjalan lambat. Akibatnya, pelayanan listrik dari Unit Layanan Distribusi (ULD) PLN dan distribusi air bersih dari PDAM Mengkatip masih terganggu total, sehingga berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Di tengah kondisi ini, pemerintah kecamatan terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak-pihak terkait untuk mendorong percepatan pemulihan layanan dasar tersebut. Pemerintah juga mengupayakan solusi sementara agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Camat Dusun Hilir, Eko Hermansyah, S.STP., M.M., menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi situasi darurat ini. “Kami memahami betul betapa sulitnya hidup tanpa listrik dan air bersih. Tapi kami mohon masyarakat tetap sabar dan menjaga suasana tetap kondusif. Pemerintah tidak tinggal diam dan terus berupaya mencari jalan keluar terbaik,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta saling tolong-menolong antarsesama warga. Dalam situasi seperti ini, semangat gotong royong dan kepedulian sosial menjadi kekuatan utama masyarakat Dusun Hilir.

“Insya Allah, badai ini akan berlalu. Mari kita jaga semangat dan harapan bersama. Kami terus berkoordinasi dengan PLN dan PDAM agar layanan bisa segera pulih, atau setidaknya bisa dibantu dengan langkah darurat,” tambahnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan instansi teknis, diharapkan permasalahan ini dapat segera teratasi dan kehidupan warga kembali normal.